MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sepanjang perdagangan Kamis (16/1/2020) kemarin. Namun IHSG mampu membalikkan posisi di saat-saat terakhir dan ditutup di zona hijau. Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup berbalik menguat meskipun hanya 0,04 persen atau 2,68 poin ke level 6.275,19 dari level penutupan sebelumnya.Pelemahan indeks mulai berlanjut dengan dibuka terkoreksi 0,12 persen atau 7,41 poin di posisi 6.275,96 pada Kamis (16/1) pagi. Sepanjang perdagangan (read more>>)

Jumat, 17 Januari 2020 - 08:25:52 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah terhenti di zona merah pada perdagangan Rabu (15/1/2020) kemarin.erdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,66 persen atau 42,04 poin ke level 6.283,36 dari level penutupan sebelumnya.Sebelum berbalik ke zona merah dan melemah, indeks sempat memperpanjang penguatannya hingga mendekati level 6.350 setelah dibuka naik tipis 0,01 persen atau 0,76 poin di posisi 6.326,817 pada Rabu (15/1/2020) pagi.Tujuh dari sembilan sektor menetap di zona (read more>>)

Kamis, 16 Januari 2020 - 08:16:42 WIB

Penguatan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tak terbendung hingga kembali menembus rekor tertingginya pada harga Rp 35.300/saham pada perdagangan Rabu (15/1/2020) pagi ini.Hingga pukul 10:15 WIB, penguatan saham bank milik Grup Djarum tersebut berkurang 575 poin tetapi masih menguat 1,09% di harga Rp 34.725/saham. Volume saham yang tercipta mencapai 5,01 juta saham senilai Rp 174,67 miliar.Dari nilai transaksi tersebut, investor asing membukukan akumulasi beli bersih (net buy) (read more>>)

Rabu, 15 Januari 2020 - 11:50:28 WIB

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali bertahan di zona hijau dalam perdagangan hari ini.HSG masih akan bergerak menguat dengan pengujian resistance upper bollinger bands pada rentang pergerakan 6.300-6.370," Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; SSMS, WSBP, TPIA, BRPT, UNVR, BDMN, BJBR, ASSA, SMRA, MCAS. masih terlihat pola white closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga (read more>>)

Rabu, 15 Januari 2020 - 08:35:48 WIB

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun 2019, merupakan tahun yang cukup berat bagi perusahaan konstruksi untuk mencapai target kontrak baru. Hal tersebut juga terjadi pada PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang sepanjang tahun lalu hanya mendapat kontrak baru sebesar Rp 42 triliun.  "Proyek terakhir yang kami dapatkan adalah pembangunan smelter Timah di Bangka," jelas Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, Senin (13/1).  Tumiyana menambahkan, kontrak (read more>>)

Selasa, 14 Januari 2020 - 13:40:08 WIB